Bulan adalah benda langit yang mudah dilihat. Meskipun tampak putih dan terang, permukaan Bulan sebenarnya gelap. Permukaan Bulan sedikit lebih cerah daripada aspal cair. Sejak zaman kuno, posisi Bulan yang menonjol di langit dan fasenya yang teratur telah memengaruhi banyak budaya, termasuk bahasa, penanggalan, seni, dan mitologi. Pengaruh gravitasi Bulan menyebabkan terjadinya pasang surut di lautan. Jarak orbit Bulan dari Bumi sekitar tiga puluh kali dari diameter Bumi. Jarak ini menyebabkan ukuran Bulan di langit tampak sama besar dengan Matahari. Ukuran yang tampak sama tersebut memungkinkan Bulan menutupi Matahari dan mengakibatkan terjadinya gerhana Matahari total.
Showing posts with label Materi. Show all posts
Showing posts with label Materi. Show all posts
Wednesday, 27 February 2019
Materi Pelajaran Kelas V Subtema 3 Pengaruh Kalor terhadap Kehidupan
Di suatu sore, Ibu sedang menyiapkan makan malam di dapur, dan Lani baru saja menyelesaikan pekerjaan rumahnya. Lani menghampiri ibunya di dapur untuk memberikan bantuan. Lani : “Wah… Aroma masakannya wangi sekali, Bu! Ibu sedang memasak apa?” Ibu : “Nanti kamu juga tahu. Ini masakan baru Ibu. Kemarin Ibu menonton acara memasak di televisi. Ibu sedang mencoba salah satu resep yang diajarkan di acara tersebut. Kamu pasti suka!” Lani : “Wah, aku jadi penasaran! Hebat juga Ibu bisa belajar memasak dari televisi! Berarti aku juga bisa, ya!” Ibu : “Televisi itu merupakan salah satu media elektronik yang paling banyak ditonton masyarakat kita, kan? Ada banyak informasi yang bisa diperoleh dari televisi, termasuk informasi tentang memasak ini. Selain televisi, sekarang ada internet yang menyediakan berbagai informasi
Yuk, bantu Ibu memasak. Tolong ambilkan spatula kayu itu untuk mengaduk sayuran yang sudah Ibu masukkan ke dalam masakan Ibu tadi, ya Lani.” Lani : “Baik, Bu. Ngomong-ngomong, mengapa tidak memakai sendok sayur yang biasa kita pakai untuk mengambil sayur dari panci untuk mengaduk, Bu?” Ibu : “Tahukah kamu sendok sayur yang biasa kita pakai itu terbuat dari bahan apa? Coba bandingkan dengan spatula kayu itu. Apakah keduanya terbuat dari bahan yang sama?” Lani : “Sendok sayur itu terbuat dari logam dan spatula itu dari kayu. Lalu?” Ibu : “Manakah yang menurut Lani akan mudah panas bila bersentuhan dengan kuah sayur yang mendidih di dalam panci itu? Sendok sayur dari logam itu atau spatula kayu?” Lani : “Ah, saya tahu, Bu! Tentu saja sendok sayur logam akan lebih mudah panas! Saya tahu mengapa! Saat sendok logam ini mengenai kuah panas, panas dari kuah itu akan dialirkan melalui sendok logam itu, sehingga ia ikut panas. Itu konduksi, kan!” Ibu : “Ah, kamu mengamati dengan baik, Lani! Jadi, mana yang akan kamu pakai untuk mengaduk sayur itu? Spatula kayu atau sendok sayur logam?” Lani : “Ah, Ibu! Tentu saja spatula kayu akan saya pakai agar tanganku tidak kepanasan! Terima kasih sudah mengingatkanku, Ibu!” Ibu : “Sama-sama, Nak.”
Lani memilih benda yang terbuat dari bahan kayu untuk mengaduk kuah panas, karena ia tidak ingin tangannya kepanasan. Di sekitar kita, terdapat banyak bahan yang dapat menghantarkan panas dengan baik dan ada juga yang tidak menghantarkan panas dengan baik. Bacalah bacaan berikut ini dengan saksama! Salah satu sumber bacaan berikut ini berasal dari buku elektronik,
Masih ingatkah kamu mengenai perpindahan panas atau kalor dengan cara konduksi? Perpindahan panas dengan cara ini, memerlukan zat perantara yang membantunya mengalirkan panas dari sumber panas ke benda yang lain. Ingatlah bahwa panas mengalir dari tempat yang panas menuju tempat yang lebih dingin. Ada perantara panas yang dapat menghantarkan panas dengan baik, ada yang tidak.
Yuk, bantu Ibu memasak. Tolong ambilkan spatula kayu itu untuk mengaduk sayuran yang sudah Ibu masukkan ke dalam masakan Ibu tadi, ya Lani.” Lani : “Baik, Bu. Ngomong-ngomong, mengapa tidak memakai sendok sayur yang biasa kita pakai untuk mengambil sayur dari panci untuk mengaduk, Bu?” Ibu : “Tahukah kamu sendok sayur yang biasa kita pakai itu terbuat dari bahan apa? Coba bandingkan dengan spatula kayu itu. Apakah keduanya terbuat dari bahan yang sama?” Lani : “Sendok sayur itu terbuat dari logam dan spatula itu dari kayu. Lalu?” Ibu : “Manakah yang menurut Lani akan mudah panas bila bersentuhan dengan kuah sayur yang mendidih di dalam panci itu? Sendok sayur dari logam itu atau spatula kayu?” Lani : “Ah, saya tahu, Bu! Tentu saja sendok sayur logam akan lebih mudah panas! Saya tahu mengapa! Saat sendok logam ini mengenai kuah panas, panas dari kuah itu akan dialirkan melalui sendok logam itu, sehingga ia ikut panas. Itu konduksi, kan!” Ibu : “Ah, kamu mengamati dengan baik, Lani! Jadi, mana yang akan kamu pakai untuk mengaduk sayur itu? Spatula kayu atau sendok sayur logam?” Lani : “Ah, Ibu! Tentu saja spatula kayu akan saya pakai agar tanganku tidak kepanasan! Terima kasih sudah mengingatkanku, Ibu!” Ibu : “Sama-sama, Nak.”
Lani memilih benda yang terbuat dari bahan kayu untuk mengaduk kuah panas, karena ia tidak ingin tangannya kepanasan. Di sekitar kita, terdapat banyak bahan yang dapat menghantarkan panas dengan baik dan ada juga yang tidak menghantarkan panas dengan baik. Bacalah bacaan berikut ini dengan saksama! Salah satu sumber bacaan berikut ini berasal dari buku elektronik,
Masih ingatkah kamu mengenai perpindahan panas atau kalor dengan cara konduksi? Perpindahan panas dengan cara ini, memerlukan zat perantara yang membantunya mengalirkan panas dari sumber panas ke benda yang lain. Ingatlah bahwa panas mengalir dari tempat yang panas menuju tempat yang lebih dingin. Ada perantara panas yang dapat menghantarkan panas dengan baik, ada yang tidak.
Materi Pelajaran Kelas IV Subtema 1: Perjuangan Para Pahlawan
Raja Purnawarman
Panji Segala Raja
kebudayaanindonesia.net Raja Purnawarman mulai memerintah Kerajaan Tarumanegara pada tahun 395 M. Pada masa pemerintahannya, ia selalu berjuang untuk rakyatnya. Ia membangun saluran air dan memberantas perompak.
Bagaimanakah perjuangan para tokoh di masa Kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam? Bagaimanakah sikap kepahlawanan yang mereka miliki?
Setelah membaca teks tersebut, jawab pertanyaan berikut!
1. Tuliskan perjuangan yang dilakukan oleh Raja Purnawarman!
2. Tuliskan sikap kepahlawanan yang dimiliki oleh Raja Purnawarman!
Raja Purnawarman sangat memperhatikan kesejahteraan rakyatnya. Ia memperbaiki aliran Sungai Gangga di daerah Cirebon. Dua tahun kemudian, ia juga memperbaiki dan memperindah alur Sungai Cupu sehingga air bisa mengalir ke seluruh kerajaan. Para petani senang karena ladang mereka mendapat air dari aliran sungai sehingga menjadi subur. Ladang para petani tidak kekeringan pada musim kemarau. Raja Purnawarman juga berani memimpin Angkatan Laut Kerajaan Tarumanegara untuk memerangi bajak laut yang merajalela di perairan Barat dan Utara kerajaan. Setelah Raja Purnawarman berhasil membasmi semua perompak, keadaan menjadi aman. Rakyat di Kerajaan Tarumanegara kemudian hidup aman dan sejahtera. Sebagai wujud kecintaan rakyat Kerajaan Tarumanegara kepada Raja Purnawarman, telapak kakinya diabadikan dalam bentuk prasasti yang dikenal sebagai Prasasti Ciaruteun.
Panji Segala Raja
kebudayaanindonesia.net Raja Purnawarman mulai memerintah Kerajaan Tarumanegara pada tahun 395 M. Pada masa pemerintahannya, ia selalu berjuang untuk rakyatnya. Ia membangun saluran air dan memberantas perompak.
Bagaimanakah perjuangan para tokoh di masa Kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam? Bagaimanakah sikap kepahlawanan yang mereka miliki?
Setelah membaca teks tersebut, jawab pertanyaan berikut!
1. Tuliskan perjuangan yang dilakukan oleh Raja Purnawarman!
2. Tuliskan sikap kepahlawanan yang dimiliki oleh Raja Purnawarman!
Raja Purnawarman sangat memperhatikan kesejahteraan rakyatnya. Ia memperbaiki aliran Sungai Gangga di daerah Cirebon. Dua tahun kemudian, ia juga memperbaiki dan memperindah alur Sungai Cupu sehingga air bisa mengalir ke seluruh kerajaan. Para petani senang karena ladang mereka mendapat air dari aliran sungai sehingga menjadi subur. Ladang para petani tidak kekeringan pada musim kemarau. Raja Purnawarman juga berani memimpin Angkatan Laut Kerajaan Tarumanegara untuk memerangi bajak laut yang merajalela di perairan Barat dan Utara kerajaan. Setelah Raja Purnawarman berhasil membasmi semua perompak, keadaan menjadi aman. Rakyat di Kerajaan Tarumanegara kemudian hidup aman dan sejahtera. Sebagai wujud kecintaan rakyat Kerajaan Tarumanegara kepada Raja Purnawarman, telapak kakinya diabadikan dalam bentuk prasasti yang dikenal sebagai Prasasti Ciaruteun.
Materi Pelajaran kelas III Subtema 1 Sumber Energi
Saat mengikuti kegiatan jasmani tiba-tiba tubuh Siti lemas dan hampir jatuh. Wajahnya nampak pucat. Pak guru segera membawa Siti ke ruang Unit Kesehatan Sekolah atau UKS. Sambil berjalan ke UKS Pak Guru menanyakan apakah Siti sudah sarapan. Ternyata Siti belum sarapan. Itulah sebabnya tubuh Siti menjadi lemas tidak bertenaga. Sesampainya di ruang UKS, Siti disuruh berbaring. Sementara Pak Guru membuatkan teh manis. Kemudian, Pak Guru menyuruh Siti minum teh manis tersebut. Pak Guru menjelaskan kepada Siti bahwa tubuh kita butuh energi.
Subtema 1 Hewan di Sekitarku
Dengarkan teks berikut yang akan dibacakan oleh gurumu!
Lani dan Siti, sedang bermain di kebun belakang rumah Lani. Di kebun belakang rumah Lani tumbuh berbagai tanaman bunga. Bunga-bunga bermekaran. Tampak kupu-kupu terbang ke sana kemari. Tidak jauh dari taman bunga, terdapat kandang ayam. Lani dan keluarganya memelihara ayam. Di dekat kandang ayam, terdapat satu kandang kelinci. Lani juga memelihara kelinci.
Lingkarilah huruf kapital yang digunakan pada teks di atas!
Cocokkan jawabanmu dengan jawaban teman di sebelahmu! Diskusikan pertanyaan berikut dengan teman di sebelahmu! Di bagian manakah huruf kapital digunakan pada teks tersebut? Jawab: Huruf kapital digunakan pada ___________________
Tuesday, 26 February 2019
Materi Pelajaran 1 Subtema 1 Pengalaman Masa Kecil
Ingatkah kamu saat masih kecil? Saat kamu menjadi siswa taman kanak-kanak. Bermain bersama teman. Ke sekolah diantar ibu atau ayah. Belajar bersama teman dibimbing bu guru. Tertawa saat digoda kakek dan nenek. Masa kecil sangat menyenangkan. Kasih sayang ayah, ibu, kakek, dan nenek sangat besar. Kita pun harus menyayangi dan menghormati mereka. Mari belajar sambil mengingat pengalaman masa kecil.Udin mengenang pengalamannya bersama teman. Saat itu mereka berkumpul di rumah Dayu. Mereka mendengarkan lagu sambil bergerak. Jika ketukan lagu lambat, mereka bergerak lambat. Jika ketukan lagu cepat, mereka bergerak cepat. Mereka bergerak bergantian dan saling memuji. Lagu pertama adalah “Bunda Piara”. Ayo kita nyanyikan bersama.
Bunda Piara
Ciptaan: Pak Dal (Daljono)
Bila kuingat lelah ayah bunda Bunda piara piara akan daku Sehingga aku besarlah Waktuku kecil hidupku Amatlah senang Senang dipangku dipangku dipeluknya Serta dicium dicium dimanjakan Namanya kesayangan .
Udin bergerak mengikuti irama. Udin bergerak lambat dan cepat. Teman-teman Udin bertepuk tangan. Mereka bersorak memuji Udin. “Bagus, Udin” “Hebat, Udin” Mereka bergembira bersama.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Featured post
Workshop Pembuatan Video Pembelajaran
Ikatan Guru Indonesia (IGI) Workshop ini diprakarsai oleh IGI Kab. Serdang Bedagai. Peserta workshop boleh dari daerah mana saja ...
